FH Unwar Yudisium ke-80: Lahirkan 149 Sarjana Hukum
Jumat, 12 September 2025
Denpasar – Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) melepas 149 lulusan pada Yudisium Sarjana ke-80 Periode September 2025, Jumat (12/9), di Auditorium Widya Sabha Uttama. Upacara dipimpin Dekan FH Unwar, Dr. Ni Made Jaya Senastri, SH., MH., didampingi para Wakil Dekan. Dengan penambahan ini, total 7.715 sarjana hukum telah dilahirkan FH Unwar sejak berdiri.
Lulusan terbaik Reguler A diraih Ni Kadek Putri Rahayu dengan IPK 3,96, sedangkan dari Reguler B diraih Ni Putu Sintya Ardianti Putri dengan IPK 3,90, keduanya mendapat predikat Dengan Pujian. Dalam sambutannya, Dekan menyebut yudisium sebagai puncak perjalanan akademis sekaligus awal perjuangan lulusan menghadapi tantangan global, serta sarana evaluasi fakultas terhadap pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Dekan juga menyoroti hadirnya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang menggantikan regulasi sebelumnya. Aturan ini, katanya, mendorong perguruan tinggi berorientasi pada standar global, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi FH Unwar untuk mencetak lulusan kompetitif.
Saat ini, FH Unwar memiliki 60 dosen tetap, termasuk 6 guru besar, 31 doktor, dan 23 magister, serta menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan organisasi profesi hukum baik nasional maupun internasional. Program S-1 Ilmu Hukum dan dua program magister telah meraih akreditasi Unggul, sementara Program Doktor Hukum berstatus Baik Sekali.
Dengan capaian tersebut, FH Unwar menegaskan komitmennya melahirkan sarjana hukum berkarakter, berintegritas, dan siap bersaing secara global, sejalan dengan visi Universitas Warmadewa menuju Kampus Go Global 2034.
Jumat, 10 Oktober 2025
Forum Mahasiswa Islam Unwar Gelar PKMM 2025 di Pondok Jaka Sangeh
Kamis, 16 Oktober 2025
Universitas Warmadewa Pimpin Kolaborasi Ilmiah Global Lewat Forum Internasional WUICACE 2025
Rabu, 24 Desember 2025
Unwar Kukuhkan Prof. Sujana Sebagai Guru Besar Tetap Ke-17
Kamis, 12 Februari 2026