Pusat Studi Warmadewa Gelar WIISP 2025, Angkat Isu Kebangsaan dalam Perspektif Wisata, Warisan, dan Ekologi
Selasa, 11 November 2025
Pusat Studi Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar Warmadewa International Interdisciplinary Studies Program (WIISP). Acara ini resmi dibuka pada Senin, 10 November 2025, di Wantilan Hall, Prama Sanur Beach Hotel dengan mengusung tema: “Rethinking Nationhood through Tourism, Heritage, and Ecology”. WIISP 2025 merupakan hasil kolaborasi antara Unwar dengan PRAKSIS (Oslo, Norwegia) dan Isabela State University (Filipina), dan Fisip Unwar. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dan pembicara dari berbagai negara seperti Norwegia, Korea Selatan, Puerto Riko, Inggris, Filipina, Belgia, Zambia, dan Indonesia.
Dalam sambutannya, Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP, menyampaikan salam hormatnya menyambut para peserta. Ia menekankan bahwa Bali dipilih bukan hanya sebagai destinasi wisata terkenal, tetapi juga sebagai "ruang kelas hidup" tempat pariwisata, warisan budaya, dan ekologi berpadu secara kuat.
"Tema ini mengajak kita untuk merenungkan bagaimana identitas, bentang budaya, dan lingkungan alam terus membentuk cara kita memahami diri kita sebagai bagian dari sebuah bangsa dan sebagai anggota komunitas global," ujar Prof. Pandit.
Lebih lanjut, ia memaparkan pentingnya tiga elemen tersebut: "Pariwisata menghubungkan manusia dan budaya, warisan budaya memberi kita landasan, dan ekologi mengingatkan kita akan tanggung jawab bersama kita terhadap keberlanjutan." pungkasnya.
Ketua Yayasan Shri Ksari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si, menaruh harapan besar pada forum ini. Ia berharap WIISP 2025 dapat menjadi wadah untuk menggali lebih dalam dan mendiskusikan gagasan yang lebih tajam mengenai isu-isu kebangsaan.
"Dalam acara ini, kita dapat menggali lebih dalam dan mendiskusikan gagasan yang lebih tajam tentang siapa kita, apa yang sedang kita alami, mengapa hal itu terjadi, dan bagaimana kita dapat melakukan sesuatu tentangnya," harapnya.
Prof. Oka Wisnumurti juga menyatakan keyakinannya terhadap kontribusi peserta. "Saya percaya bahwa semua pemangku kepentingan hari ini akan memiliki kekayaan ide yang berharga, latar belakang budaya yang unik, dan pengalaman mendalam yang dapat dipelajari dan diajarkan kepada semua peserta," pungkasnya.
Jumat, 10 Oktober 2025
Forum Mahasiswa Islam Unwar Gelar PKMM 2025 di Pondok Jaka Sangeh
Kamis, 16 Oktober 2025
Universitas Warmadewa Pimpin Kolaborasi Ilmiah Global Lewat Forum Internasional WUICACE 2025
Rabu, 24 Desember 2025
Unwar Kukuhkan Prof. Sujana Sebagai Guru Besar Tetap Ke-17
Kamis, 12 Februari 2026