Unwar dan UNRAM Kolaborasi Tingkatkan Nilai Jajanan Tradisional Bali Lewat Pelatihan di Gianyar
Selasa, 17 Juni 2025
Gianyar – Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi, Universitas Warmadewa (Unwar), bekerja sama dengan Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Negeri Mataram (UNRAM), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Bresela, Payangan, Gianyar, pada Minggu, 15 Juni 2025.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan FPST Unwar, Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si., dan turut dihadiri oleh para Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Koordinator PkM, perwakilan Gugus Kendali Mutu Prodi (GKMPS), dosen, serta mahasiswa dari Prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Unwar. Sementara itu, dari UNRAM hadir dua dosen dan dua mahasiswa yang turut serta dalam pelaksanaan program ini.
Pelaksanaan PkM ini merupakan hasil sinergi kedua perguruan tinggi dengan melibatkan mitra utama, yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Jempiring, yang berlokasi di Desa Bresela. Pelatihan difokuskan pada tema “Pembuatan Olahan Jajanan Tradisional untuk Upakara,” dengan materi utama terkait teknik pengemasan dan produksi dua jenis jajanan khas Bali, yaitu uli dan begina, yang memiliki nilai penting dalam rangkaian upacara adat di Bali.
Ketua tim PkM dari Universitas Warmadewa menyampaikan rasa antusiasnya atas kolaborasi ini. “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan UNRAM dan KWT Jempiring. Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat berbagi pengetahuan dan teknologi pangan untuk meningkatkan mutu serta nilai jual jajanan tradisional, sekaligus menjaga kelestarian kuliner khas Bali.”
Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan UNRAM. “Kolaborasi lintas universitas ini mencerminkan komitmen kami dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pangan. Keterlibatan aktif KWT Jempiring menjadi bukti bahwa pendekatan partisipatif sangat efektif dalam mencapai tujuan kegiatan PkM.”
Para anggota KWT Jempiring pun menyambut baik pelatihan ini. Salah satu anggota menyampaikan, “Kami sangat senang mendapat ilmu baru, khususnya terkait pengemasan dan teknik pembuatan uli dan begina yang lebih baik. Ini sangat bermanfaat, baik untuk memenuhi kebutuhan upacara maupun meningkatkan penghasilan keluarga.”
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan yang tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga mencakup pendampingan dan pengembangan produk. Dengan demikian, jajanan tradisional Bali dapat menjadi produk unggulan yang bernilai saing tinggi serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat lokal.
Jumat, 10 Oktober 2025
Forum Mahasiswa Islam Unwar Gelar PKMM 2025 di Pondok Jaka Sangeh
Kamis, 16 Oktober 2025
Universitas Warmadewa Pimpin Kolaborasi Ilmiah Global Lewat Forum Internasional WUICACE 2025
Rabu, 24 Desember 2025
Unwar Kukuhkan Prof. Sujana Sebagai Guru Besar Tetap Ke-17
Kamis, 12 Februari 2026