Yudisium ke-79: 469 Lulusan FEB Unwar Siap Hadapi Tantangan Global
Sabtu, 13 September 2025
Denpasar – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa (FEB Unwar) melepas 469 lulusan pada Upacara Yudisium ke-79 yang digelar di Hotel Prama Sanur, Sabtu (13/9). Mereka terdiri atas 354 lulusan Program Studi Manajemen, 103 lulusan Akuntansi, 2 lulusan Ekonomi Pembangunan, serta 10 lulusan D3 Akuntansi Perpajakan. Para yudisiawan ini nantinya akan diwisuda bersama lulusan universitas lainnya pada 17 September 2025.
Dekan FEB Unwar, Dr. Ida Bagus Agung Dharmanegara, SE., M.Si., menyampaikan bahwa visi fakultas untuk melahirkan lulusan visioner dan berintegritas mulai membuahkan hasil. Saat ini FEB tengah mengembangkan program internasional dengan menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), sejalan dengan posisi Unwar yang telah terdaftar di organisasi pendidikan tingkat ASEAN.
Ia menegaskan, lulusan FEB tidak hanya dipersiapkan untuk bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja. Hal ini ditopang oleh semangat kewirausahaan dan riset inovatif di laboratorium yang diarahkan untuk memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar adaptif menghadapi fluktuasi zaman sekaligus menopang pariwisata sebagai sektor utama perekonomian Bali.
Selain bekal akademik, para lulusan juga dibekali soft skill yang relevan dengan kebutuhan pasar. Dalam lima tahun terakhir, lebih dari 8.000 lulusan FEB Unwar telah terserap di berbagai bidang, mulai dari wirausaha, birokrasi, akademisi, hingga sektor industri. Dengan capaian ini, FEB optimistis lulusan Yudisium ke-79 mampu berkontribusi nyata dalam memperkuat UMKM, mendorong kemandirian ekonomi, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Bali maupun Indonesia.
Jumat, 10 Oktober 2025
Forum Mahasiswa Islam Unwar Gelar PKMM 2025 di Pondok Jaka Sangeh
Kamis, 16 Oktober 2025
Universitas Warmadewa Pimpin Kolaborasi Ilmiah Global Lewat Forum Internasional WUICACE 2025
Rabu, 24 Desember 2025
Unwar Kukuhkan Prof. Sujana Sebagai Guru Besar Tetap Ke-17
Kamis, 12 Februari 2026